Sunday, March 11, 2012

Skizofrenia Paranoid

Pernahkah kamu merasa takut oleh khayalanmu sendiri ? Atau pernahkah kamu merasa semua orang membencimu padahal mereka semua sayang kepadamu ?
Terdengar seperti omong kosong jika tidak pernah mengalaminya. Tapi ini bukanlah sebuah omong kosong belaka melainkan gejala penyakit mental yang disebut Skizofrenia atau yang sering kita sebut dengan Paranoid.
Menurut Nevid, dkk (2005) skizofrenia adalah gangguan psikotik menetap yang mencakup gangguan pada perilaku, pikiran, emosi dan persepsi.

Pada penderita skizofrenia paranoid, ditandai dengan simptom-simptom / indikasi sebagai berikut:
1. Adanya delusi atau waham, yakni keyakinan palsu yang dipertahankan.
Seperti Waham Kejar (delusion of persecution), yaitu keyakinan bahwa orang atau kelompok tertentu sedang mengancam atau berencana membahayakan dirinya. Waham ini menjadikan penderita paranoid selalu curiga akan segala hal dan berada dalam ketakutan karena merasa diperhatikan, diikuti, serta diawasi.

2. Adanya halusinasi, yaitu persepsi palsu atau menganggap suatu hal ada dan nyata padahal kenyataannya hal tersebut hanyalah khayalan.
Macam-macam halusinasi :
a) Halusinasi Pendengaran, misalnya; mendengar suara-suara yang berbisik, melengking, mendesir, bising, atau kata-kata. Ada suara terdengar ditelinga, sehingga terlihat bertengkar atau berbicara sendiri dengan suara tersebut. Mendengar suara yang berasal dari bagian atau dari dalam tubuh sendiri. Mendengar suara dari suatu tempat dekat atau jauh. Mendengar suara-suara yang menyuruh untuk melakukan sesuatu.
b) Halusinasi Penglihatan, misalnya; melihat sesuatu kejadian menakutkan atau mengerikan. Melihat kilatan cahaya, melihat sebuah bentuk tertentu, misal ular besar, bidadari, malaikat, hewan buas dan lain sebagainya.
3. Gejala motorik dapat dilihat dari ekpresi wajah yang aneh dan khas diikuti dengan gerakan tangan, jari dan lengan yg aneh dan juga dapat dilihat dari cara berjalannya.
4. Adanya gangguan emosi.
5. Penarikan sosial (social withdrawl), pada umumnya tidak menyukai orang lain dan menganggap orang lain tidak menyukai dirinya sehingga dia hanya memiliki sedikit teman (http://id.wikipedia.org/wiki/Paranoid, 2010).

Nah agar teman-teman terjauh dari Skizofrenia, maka letakkanlah selalu logika diatas perasaan. Apabila gejala yang muncul sulit untuk dikendalikan, sebaiknya meminta bantuan profesional / terapis.







No comments:

Post a Comment